(Newest) Densus 88 kembali menggerebek 8 anggota teroris di solo tadi malam.

September 16, 2009 pukul 11:02 pm | Ditulis dalam berita | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Solo – Setelah sempat berhenti beberapa menit, suara tembakan kembali terdengar. Polisi terus memberondong peluru ke arah sebuah rumah di kampung Kepuh Sari, RT 03/11, Kelurahan Mojosongo, Jawa Tengah.

Sekitar pukul 05.15 WIB, Kamis (17/9/2009), polisi kembali menghujani rumah tersebut dengan peluru. Tidak jelas apakah ada juga serangan balasan dari dalam rumah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, pemilik rumah tersebut adalah seseorang yang bernama Totok. Namun sejak 5 bulan lalu, rumah tersebut dikontrakan kepada pasangan suami istri Susilo-Putri Munawaroh.

Salah seorang polisi terluka akibat aksi ini. Belum ada keterangan resmi dari Mabes Polri apakah penggerebekan ini dilakukan oleh Densus 88 atau bukan.

Diduga Kelompok Urwah yang Dikepung Densus 88 di Mojosongo, Solo

Siapa sebenarnya yang dikepung oleh Densus 88 di sebuah rumah di perbukitan, Mojosongo, perbatasan Solo dan Karanganyar, masih belum jelas. Namun, diduga mereka adalah kelompok Urwah cs, buron kasus bom JW Marriott Jakarta dan The Ritz-Carlton.

Informasi yang didapatkan , Kamis (18/9/2009) dini hari, kawasan Mojosongo, sudah diintai polisi sejak lama. Sebab, di kawasan ini, Baihaqi, salah seorang pelaku terorisme yang pernah dipenjara di LP Cipinang, tinggal di kawasan ini.

Selain itu, kawasan ini juga ada kelompok Urwah. Kabarnya, istri Urwah juga mengajar di sebuah pesantren di kawasan ini. “Kelompok ini makin dipantau sejak beberapa bulan lalu setelah bom Marriott dan Ritz-Carlton meledak,” ujar dia.

Namun, hingga kini, belum ada polisi yang buka mulut tentang siapa kelompok yang dikepung. Informasi yang didapatkan detikcom, rumah yang dikepung itu didiami Susilo-Munawaroh. Pasangan ini baru mengontrak rumah tersebut sejak beberapa bulan lalu. Tapi, siapa Susilo-Munawaroh, masih gelap.

Susilo Dikenal Jarang Bergaul dengan Warga.

Hingga pukul 04.40 WIB, baku tembak antara pelaku terorisme dengan polisi di rumah Susilo-Munawaroh di Kampung Kepuh Sari, RT 03/rw 11, Kelurahan Mojosongo, Solo,  masih terus terjadi. Dalam jeda lama, baku tembak sempat terhenti.

Sebuah rumah yang sedang dikepung polisi dikontrak oleh pasangan Abib Susilo dan Putri Munawaroh. Pasangan ini jarang bergaul dengan warga sekitar.

“Keduanya jarang bergaul bersama warga,” kata tetangga Susilo, Tumini di kampung Kepuh Sari, RT 03/11, Kelurahan Mojosongo, Jawa Tengah, Kamis (17/9/2009).

Susilo, menurut Tumini, pernah menjadi seorang guru di Salatiga, Jawa Tengah. Sejak mengontrak rumah tersebut, Susilo kini mengaku sebagai tukang cari rumput untuk sapi-sapi di Pesantren Al-Kahfi, Mojosongo, Solo.

Pengepungan ini berlangsung sejak pukul 23.00 WIB, 16 September kemarin. Baku tembak sempat terhenti beberapa kali. Namun semakin pagi, suara rentetan senjata semakin sering terdengar.

Sejak berita ini di turunkan,  polisi belum memberikan keterangan resmi tentang insiden ini.🙂

sumber

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: